Senin, 02 Juni 2008

Pengalaman Seksual Perempuan

Halaman ini dibuat untuk memberikan kesempatan bagi setiap gadis untuk membagi pengalaman seksual mereka dengan yang lainnya. Mereka dapat mengungkapkan bagaimana mereka menjadi sadar akan seksualitas mereka, apa yang telah mereka pelajari tentang seksualitas mereka, bagaimana mereka belajar untuk menikmatinya dan bahkan rintangan pun telah mereka hadapi. Setiap gadis dapat mengungkapkan cerita seksual mereka jika mereka menginginkannya. Ini akan membuat setiap gadis belajar dari pengalaman satu sama lainnya, kirimkan pengalaman anda ke sex_educationlub@yahoo.com

Pengalaman Winda

Pada saat saya berada di tingkat kelas V adalah gelombang pertama di kota ini mereka mulai mengajarkan pendidikan seks. Beberapa pendidikan seks itu adalah ! saya telah beberapa tahun mempunyai payudara, dan saya berpikir bahwa semua hal yang ada di antara kedua kaki saya pasti lebih bermanfaat dari hanya sekedar mengendarai sepeda. Ayah saya seorang perawat, sehingga ketika kami membuat latihan anatomi dengan menggunakan mur dan baut yang masuk akal ("semua hal yang ada dibawah itu untuk mebuat bayi setelah kamu menikah, dan beginilah kelihatannya.") teman-teman sebaya saya tidak mempunyai pendapat apa-apa tentang yang mereka maksud dengan “benda bagian bawah”.

Guru pendidikan seksku bertanya, "berapa banyak lubang yang ada 'di bagian bawah'? Angkat tangan." Setiap orang menaikkan 2 jari kecuali saya. Saya merasa aneh, tetapi guru mengatakan "dia benar ! Ada tiga !." Setiap anak dalam kelas memandangku seakan-akan aku seorang idiot yang mempunyai tubuh yang aneh. Mereka menjauh dariku dengan cara yang sama dengan ketika kamu menjauhi laki-laki yang mengeluarkan suara aneh..

Ketika guru menjelaskan yang sebenarnya bahwa terdapat "3 lubang" yang mereka belum pernah temukan, semua anak perempuan kelihatannya memberi tanggapan positif. Saya mengerti dari apa yang orang tua saya katakan dan dari film yang mereka tunjukkan pada saya ("katak jantan menekan katak betina hingga telurnya keluar dan dia memunculkan sesuatu yang mereka buat menjadi bayi katak.”) dan inilah tujuan dari benda yang berada pada “bagian bawah”. Kenapa tiap orang akan menggunakan benda ini melebihi aku.

Saya telah perkenalkan bagian-bagian tubuh yang dapat memberi kenikmatan, tapi mengapa itu dapat memberikan kesenangan pada laki-laki termasuk aku. Saya tahu saya mempunyai tombol kecil di bagian bawah yang tidak ada hubungannya dengan bayi. Mengapa setiap orang tidak membicarakan tentang hal itu?

Seorang perempuan di kelasku bertanya tentang mastrubasi, dan guru berkata "jika seorang perempuan menyentuh bagian tubuhnya 'di bawah' dan dia dapat menjadi sangat senang.” Dan itulah ! Saya senang menonton pertunjukan Richard Simmons. Namun itu tidak berarti saya ingin menikah dengan guru latihan ! Apa yang sedang dia bicarakan? Saya senang menonton dansa sebelum oscar. Saya tidak berpikir bahwa sesuatu ini harus dilakukan dengan "sesuatu yang tidak pantas saya sebut." Pendapat bahwa "tempat kesenangan" saya.

Pengalaman G-Spot Yossie.

Minggu lalu, pacarku mencoba sesuatu yang baru padaku. Dia mulai menyentuh kemaluanku, kemudian mengatakan padaku untuk telungkup di atas perutku. Aku melakukan seperti yang dia minta dan dia memasukkan 2 jarinya ke dalam vagina saya, seperti biasanya ketika dia memasukkan jarinya ke dalam saat saya berbaring terlentang ini rasanya sangat dahsyat, tapi dia tidak dapat memasukkan jarinya pada sudut yang tepat sehingga dapat mengesek pada G-Spot saya dengan sempurna. Dengan saya telungkup di atas perut saya, oh tuhanku, saya berteriak dan sulit bernafas. Dia memasukkan jarinya dan memijat G-Spot, bibir dan pantat saya, saya menggigit bantal untuk menghindari teriakan yang cukup keras agar tidak terdengar oleh tetangga. Jika kamu dan pacar kamu ingin mencoba sesuatu yang dahsyat, lakukan ini! Kelemahannya badan berhadapan langsung tapi rasanya sangat nikmat! Juga yakinkan ketika mereka ada dalam tubuhmu, penetrasi telapak tangan mereka menghadap ketempat tidur, selamat menikmati !

Dian - 24 Tahun

Ketika saya berumur 10 atau 11 tahun (saya tidak tahu pasti kapan) saya menyentuh diri saya pada bagian di antara kakiku dan menemukan klitorisku, beberapa bulan kemudian saya menemukan G-Spot saya. Pada saat saya berumur 13 tahun saya mastrubasi secara teratur setiap malam dan saya telah melihat vagina saya dengan cermin tangan.

Saya mempunyai tenaga yang lebih pada alat kelaminku, di bawah perintahku mereka akan membesar dan berdenyut-denyut memberiku kenikmatan yang tak dapat diucapkan selama berjam-jam. Sesungguhnya saya dapat bermastrubasi selama berjam-jam mengkhayalkan kesenangan yang aku baca dari novel romantis dan gambar porno yang disembunyikan ayahku.

Saya telah membaca novel romantis (percintaan) sejak berumur 11 tahun, bukan Harlequin tapi novel tentang perobek bra. Dan saya telah membaca dengan teliti milik ayah saya sejak berumur 7 tahun, dia lebih suka orang yang penuh tenaga, masyarakat kelas atas dan OUI yang menyenangkan di lakukan dalam kamar dalam berbagai variasi. Sehingga saya melakukan ini dengan diam-diam.

Saya kehilangan keperawanan saya dengan sedikit rasa sakit dan tidak kesakitan karena vaginaku terasa nikmat dan lentur dan pacar saya yang cukup perhatian pertama menjilat klitorisku. Saya membaca pengalaman wanita lain pada saat senggama pertama kalinya. Dan saya merasa sedikit sedih atas mereka. Sejak kemaluan mereka "tidak digunakan", mereka seperti mobil yang telah diduduki dalam garasi parkir selama bertahun-tahun. Mereka mengambarkan sobekan dan tangisan (air mata), penderitaan yang melayukan dan mematikan keinginan mereka untuk melakukan seks. Tapi penis dalam vagina saya terasa lembut dan halus bahkan pada saat pertama kali.

Selama beberapa tahun ini saya merangsang dari saya sendiri dengan tangan, saya punya fantasi. Meskipun saya tidak pernah mengatakan pada teman saya, saya sangat tertarik dengan penis dan ingin tahu bagaimana rasanya didalam mulut saya. Pertama kali pacar saya meminta saya untuk (saya sangat malu tidak menanyakannya kemudian) mengambil penisnya lalu memasukkan dalam mulutku dan memberikan kepala . Dalam beberapa menit, saya menemukan bahwa memainkan lidah dan cara terbaik akan membuat laki-laki merintih adalah dengan mengelitik titik yang ada di bawah kepala penis.

Saya menandai keterbukaan seksual saya dan menikmatinya selama lebih 20 tahun bermasturbasi.

Maria 21 Tahun

Pertama kali saya mengalami orgasme selama berhubungan seksual yaitu pada saat usia 16 tahun, dengan sabar, seorang laki-laki yang berpengalaman mengarahkanku ke arah suatu pemandangan seks yang menyenangkan. Saya telah menyentuh diriku sendiri sebelum ini, dan mengalami kesenangan dari itu, tapi perasaan tabu untuk mengeksplorasi lebih jauh, memikirkan bahwa seksualitas adalah sesuatu yang harus dibagi sebagai gantinya benda yang pribadi yang dapat digabung (dicampur) dengan seseorang yang lain. Kenyataannya walaupun ditambah dengan kenikmatan yang hebat dari orgasme dan senggama, saya belum mengalami orgasme sendiri selama setahun atau 2 tahun ini dan mulai teratur bermasturbasi secara normal. Saya hanya tidak berpikir bahwa sebagian besar wanita bermasturbasi.

Sejak itu saya telah menghadapi seks dengan pikiran terbuka menyadari bahwa banyak “pengetahuan umum” adalah dongeng semata. Seperti kemampuan laki-laki dan kemampuan wanita pada rangsangan visual. Saya mulai memandang gambar porno secara teratur selama 6 bulan terakhir yang mana hasilnya rangsangan yang lebih jauh dan orgasme yang lebih kuat, sebagai tambahan pengetahuan untuk kesalahan seks umum pria dan (kurangnya rangsangan pada klitoris adalah sangat jelas dalam sejumlah gambar porno).

Saya percaya bahwa keberanian untuk melakukan mastrubasi pada anak-anak akan membawa hasil lebih jauh dalam perkembangan bentuk pisik mereka selanjutnya dan menghasilkan rasa percaya dengan pengetahuan sendiri akan perlunya komunikasi yang tepat dengan pasangan anda untuk memastikan kebahagiaan setiap orang.

Tidak ada komentar: